Hasil Uji Coba PSG vs Mallorca: Les Parisiens Dibungkam 0-3 di Laga Perdana Pramusim
iNews Football – Paris Saint-Germain memulai persiapan menuju musim 2026/2027 dengan hasil yang mengecewakan. Les Parisiens harus mengakui keunggulan Mallorca setelah kalah telak 0-3 dalam laga uji coba di Estadi Mallorca Son Moix. Meski hanya berstatus pertandingan pramusim, hasil ini tetap menjadi perhatian karena merupakan penampilan pertama PSG sejak menjuarai Liga Champions dua bulan lalu. Luis Enrique memanfaatkan pertandingan tersebut untuk mengembalikan ritme permainan sekaligus menguji sejumlah pemain muda. Namun, Mallorca tampil lebih siap sejak awal pertandingan. Selain bermain disiplin, tim tuan rumah juga mampu memanfaatkan peluang dengan sangat efektif. Oleh karena itu, laga ini menjadi bahan evaluasi penting bagi PSG sebelum menghadapi jadwal pramusim berikutnya.
Luis Enrique Menguji Kombinasi Pemain Sejak Awal
Pertandingan melawan Mallorca menjadi kesempatan bagi Luis Enrique untuk mencoba berbagai kombinasi pemain. Beberapa bintang utama tetap dimainkan. Namun, sejumlah talenta muda juga memperoleh kesempatan tampil sejak menit awal. Pendekatan tersebut memang umum dilakukan selama pramusim. Tujuannya adalah membangun chemistry sekaligus menilai kesiapan seluruh anggota skuad. Selain itu, Enrique ingin mengembalikan kondisi fisik para pemain setelah menjalani masa libur kompetisi. Meskipun demikian, rotasi yang cukup besar membuat permainan PSG belum berjalan maksimal. Koordinasi antarlini masih terlihat kurang rapi. Akibatnya, Mallorca mampu membaca pola permainan lawan dan memanfaatkan setiap celah yang muncul di lini pertahanan Les Parisiens.
PSG Sempat Mengancam, Tetapi Mallorca Lebih Efektif
PSG sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Khvicha Kvaratskhelia langsung memberikan ancaman melalui peluang berbahaya pada menit-menit awal. Namun, penjaga gawang Mallorca tampil sigap dan berhasil menggagalkan peluang tersebut. Setelah itu, pertandingan mulai berjalan lebih seimbang. Mallorca perlahan mengambil alih tempo permainan dan tampil semakin percaya diri. Sementara itu, Ibrahim Mbaye hampir membawa PSG unggul melalui tembakan keras yang membentur mistar gawang. Sayangnya, kegagalan memanfaatkan peluang tersebut justru menjadi titik balik pertandingan. Mallorca tampil lebih efektif dalam menyelesaikan serangan. Mereka mampu mengubah peluang menjadi gol, sedangkan PSG terus kesulitan menembus pertahanan lawan yang bermain sangat disiplin.
Mallorca Menutup Babak Pertama dengan Keunggulan Meyakinkan
Tekanan Mallorca akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-21. Zito Luvumbo berhasil mencetak gol pembuka melalui penyelesaian yang tenang setelah menerima umpan matang dari rekannya. Gol tersebut membuat kepercayaan diri tuan rumah semakin meningkat. Di sisi lain, PSG mulai kehilangan ritme permainan. Meski beberapa kali mencoba membalas lewat serangan cepat, penyelesaian akhir mereka masih belum efektif. Menjelang turun minum, Mallorca kembali memperbesar keunggulan melalui Jan Virgili. Gol kedua lahir setelah kerja sama apik bersama Sergi Darder yang sukses membongkar lini pertahanan PSG. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai. Hasil tersebut menunjukkan efektivitas Mallorca dalam memanfaatkan setiap peluang yang dimiliki.
Baca Juga : Carragher Coret Liverpool dan Manchester United, Hanya Jagokan Dua Kandidat Juara Liga Inggris
Babak Kedua Berjalan Semakin Sulit bagi PSG
Memasuki babak kedua, Mallorca tidak mengendurkan intensitas permainan. Sebaliknya, mereka langsung menekan pertahanan PSG sejak menit pertama. Hasilnya, Antonio Raillo berhasil mencetak gol ketiga melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok Alex Sala pada menit ke-50. Gol tersebut semakin memperberat langkah PSG untuk bangkit. Beberapa menit kemudian, Mallorca bahkan hampir menambah keunggulan. Beruntung bagi tim tamu, Lucas Chevalier mampu melakukan penyelamatan penting dalam situasi satu lawan satu. Setelah kebobolan tiga gol, PSG mulai menguasai bola lebih lama. Namun, dominasi penguasaan bola belum mampu menghasilkan peluang yang benar-benar berbahaya. Mallorca tetap tampil tenang hingga akhir pertandingan.
Pemain Muda PSG Mendapat Kesempatan Berharga
Luis Enrique kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain pada pertengahan babak kedua. Langkah tersebut memberi kesempatan kepada beberapa pemain muda lulusan akademi PSG untuk tampil bersama tim utama. Selain itu, sejumlah pemain yang musim lalu membantu klub menjuarai Coupe Gambardella juga menjalani debut tidak resmi dalam laga pramusim ini. Meskipun belum mampu mengubah hasil pertandingan, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi perkembangan mereka. Bermain melawan lawan yang lebih berpengalaman tentu memberikan pelajaran berharga. Oleh sebab itu, Enrique diyakini lebih fokus melihat perkembangan individu para pemain muda daripada sekadar mengejar hasil pada pertandingan pramusim.
Pertahanan PSG Masih Menjadi Sorotan
Salah satu aspek yang paling mencuri perhatian dalam pertandingan ini adalah performa lini pertahanan PSG. Tiga gol yang bersarang ke gawang menunjukkan masih adanya masalah dalam koordinasi bertahan. Selain itu, transisi dari menyerang ke bertahan juga belum berjalan optimal. Mallorca beberapa kali mampu memanfaatkan ruang kosong ketika PSG kehilangan bola. Situasi tersebut menjadi catatan penting bagi Luis Enrique. Menghadapi musim kompetisi yang panjang, keseimbangan antara lini depan dan belakang harus segera diperbaiki. Oleh karena itu, sesi latihan berikutnya kemungkinan besar akan lebih banyak difokuskan pada organisasi pertahanan serta komunikasi antarpemain agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.
PSG Harus Bangkit Sebelum Menghadapi Manchester United
Meski kalah telak, hasil ini belum menjadi alasan bagi PSG untuk panik. Pramusim memang dirancang sebagai fase evaluasi sebelum kompetisi resmi dimulai. Luis Enrique masih memiliki waktu untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang terlihat saat menghadapi Mallorca. Selain itu, para pemain juga membutuhkan waktu untuk kembali menemukan kebugaran dan ritme terbaik setelah libur panjang. Tantangan berikutnya akan jauh lebih berat karena PSG dijadwalkan menghadapi Manchester United dalam laga uji coba di Swedia. Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan baru bagi Les Parisiens untuk menunjukkan perkembangan. Jika mampu belajar dari kekalahan ini, PSG berpeluang tampil lebih solid dan siap menyongsong musim 2026/2027 dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi.