Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan di Serie A
iNews Football – Inter Milan berhasil mengamankan satu poin setelah melakukan comeback melawan AS Roma pada pekan kelima Serie A 2026/2027. Bermain di ibu kota Italia, Nerazzurri sempat berada dalam situasi sulit setelah tertinggal dua gol pada babak pertama. AS Roma tampil efektif dan mencetak dua gol melalui Manu Kone yang membawa tuan rumah unggul 2-0. Namun, Inter menunjukkan reaksi luar biasa setelah turun minum. Dua gol dari Lautaro Martinez membuat pertandingan kembali imbang 2-2 hingga akhir laga. Hasil tersebut membuat Cristian Chivu memberikan apresiasi kepada para pemainnya. Menurut sang pelatih, karakter dan perjuangan tim menjadi faktor utama Inter mampu menghindari kekalahan di stadion yang sulit.
Chivu Apresiasi Perubahan Permainan Inter di Babak Kedua
Cristian Chivu mengaku tidak puas dengan penampilan Inter Milan pada babak pertama. Timnya terlihat kesulitan menghadapi tekanan Roma sehingga harus menerima ketertinggalan dua gol sebelum jeda. Meski begitu, Chivu melihat perubahan besar setelah pertandingan memasuki babak kedua. Para pemain Inter mulai bermain lebih agresif, meningkatkan intensitas, serta menunjukkan keinginan kuat untuk mengejar ketertinggalan. Menurutnya, respons tersebut memperlihatkan mentalitas positif yang dimiliki skuad Nerazzurri. Selain itu, perubahan pendekatan permainan membuat Inter mampu menciptakan lebih banyak peluang dan akhirnya mencetak dua gol penyama kedudukan.
Lautaro Martinez Jadi Penyelamat Nerazzurri
Lautaro Martinez menjadi sosok penting dalam kebangkitan Inter Milan menghadapi AS Roma. Penyerang asal Argentina tersebut mencetak dua gol yang mengubah jalannya pertandingan. Setelah tertinggal 0-2, Inter membutuhkan pemain yang mampu memberikan dampak besar di lini depan. Lautaro kemudian menjawab kepercayaan tersebut dengan penyelesaian yang efektif. Dua golnya tidak hanya menyelamatkan Inter dari kekalahan, tetapi juga menjaga kepercayaan diri tim dalam persaingan Serie A musim ini. Kehadiran Lautaro sebagai pemimpin di lini serang kembali menunjukkan pentingnya peran pemain berpengalaman ketika tim berada dalam tekanan.
Mentalitas Inter Teruji Saat Menghadapi Tekanan Roma
Dalam wawancara setelah pertandingan, Chivu menilai mental para pemain menjadi aspek paling positif dari laga tersebut. Ia menyebut Inter mampu menunjukkan sikap, karakter, dan kerja keras yang luar biasa setelah berada dalam posisi tertinggal. “Saya akan fokus ke babak kedua, di mana saya menilai tim kami menunjukkan sikap, karakter dan usaha yang sangat luar biasa,” ujar Chivu.
Menurut pelatih asal Rumania tersebut, menghadapi Roma bukanlah pertandingan mudah. Tim tuan rumah memiliki kualitas dan mampu memberikan ancaman sepanjang pertandingan. Oleh karena itu, hasil imbang di markas Roma dianggap sebagai bukti bahwa Inter memiliki kemampuan untuk bangkit dalam situasi sulit.
Inter Dapat Pelajaran Penting dari Laga Melawan Roma
Selain merasa senang dengan hasil akhir, Chivu juga menyadari masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Inter harus mampu menjaga konsistensi permainan sejak awal pertandingan agar tidak kembali berada dalam tekanan besar. Babak pertama melawan Roma menjadi evaluasi penting bagi tim. Sebab, menghadapi lawan berkualitas di Serie A membutuhkan fokus penuh selama 90 menit. Meskipun demikian, Chivu tetap melihat sisi positif dari pertandingan tersebut. Menurutnya, peningkatan permainan pada babak kedua menjadi salah satu penampilan terbaik Inter sepanjang musim 2026/2027.
Baca Juga : Lamine Yamal Juara Dunia Bersama Spanyol, tetapi Belum Puas dengan Dirinya
Satu Poin Berharga dari Stadion Sulit
Chivu menilai hasil imbang melawan Roma merupakan tambahan poin yang penting bagi Inter Milan. Bermain di kandang lawan selalu menjadi tantangan besar, terutama ketika menghadapi tim dengan organisasi permainan yang kuat. Karena itu, kemampuan Inter membawa pulang satu angka dianggap sebagai hasil yang cukup positif. Selain mendapatkan poin, pertandingan tersebut juga memberikan kepercayaan diri tambahan bagi para pemain. Inter membuktikan bahwa mereka masih mampu bersaing meskipun menghadapi situasi sulit. Selanjutnya, tim harus menggunakan pengalaman tersebut untuk meningkatkan performa di laga berikutnya.
Inter Milan Bersiap Hadapi Jeda Internasional
Setelah pertandingan melawan Roma, Inter Milan akan mendapatkan waktu istirahat karena memasuki periode jeda internasional FIFA. Masa jeda ini dapat dimanfaatkan oleh tim untuk melakukan evaluasi serta memperbaiki beberapa aspek permainan. Chivu bersama staf pelatih memiliki kesempatan untuk menganalisis performa tim, terutama terkait konsistensi dan keseimbangan permainan. Dengan jadwal yang semakin padat, kondisi fisik serta kesiapan mental pemain menjadi faktor penting untuk menjaga performa sepanjang musim.
Parma Menjadi Lawan Berikutnya Inter Milan
Inter Milan dijadwalkan kembali bertanding pada 10 Oktober 2026 menghadapi Parma di San Siro. Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Nerazzurri untuk melanjutkan momentum positif setelah berhasil mencuri poin dari Roma. Selain itu, laga kandang tersebut menjadi peluang bagi Inter untuk memperbaiki posisi di klasemen Serie A. Dengan kepercayaan diri yang meningkat setelah comeback dramatis, Inter berharap mampu tampil lebih stabil dan meraih hasil maksimal di pertandingan berikutnya.