iNews Football – Manchester United turun ke zona degradasi Premier League setelah Nottingham Forest mengalahkan Manchester City 3-1 di City Ground. Hasil itu membawa Forest ke posisi ke-16 dengan sembilan poin. Sementara itu, United tertahan dengan tujuh poin dan turun ke urutan ke-18. Perubahan tersebut datang tak lama setelah tim asuhan Michael Carrick menang 3-2 atas AS Roma di Liga Champions. Kemenangan di Eropa itu mengakhiri sembilan pertandingan tanpa kemenangan dan sempat memberi United ruang untuk bernapas. Namun, poin dari laga tersebut tidak mengubah posisi mereka di liga. Begitu Forest menambah tiga poin, United kembali menghadapi persoalan yang sudah membayangi mereka sejak awal musim. Jarak dengan tim di atas garis degradasi kini mencapai dua poin.
Satu Kemenangan Liga Membuat Posisi United Rentan
Hasil di City Ground menggeser posisi United, tetapi catatan mereka sendiri membuat perubahan itu terasa begitu besar. Setan Merah baru meraih satu kemenangan di liga musim ini. Tiga poin tersebut datang pada Agustus, ketika mereka mengalahkan tim promosi Ipswich Town dengan skor 5-2. Sejak itu, United belum menambah kemenangan liga dan terus berada dekat papan bawah. Akibatnya, satu kemenangan dari tim pesaing sudah cukup untuk mengubah posisi mereka. Situasi ini juga membawa catatan yang jarang terjadi bagi klub. Untuk pertama kalinya sejak November 1986, United berada di zona degradasi setelah kompetisi berjalan setidaknya sembilan pertandingan. Catatan itu menggambarkan betapa sulitnya awal musim mereka di liga, meski hasil di kompetisi Eropa baru saja membaik.
Enam Tim Terbawah Hanya Terpisah Lima Poin
Fulham menempati posisi ke-15 dengan 10 poin. Di bawahnya, Nottingham Forest dan Coventry City sama-sama mengoleksi sembilan poin. Forest berada di peringkat ke-16, sedangkan Coventry menempati urutan ke-17. Selanjutnya, Manchester United dan Crystal Palace masing-masing memiliki tujuh poin di posisi ke-18 dan ke-19. Sunderland berada di dasar klasemen dengan lima poin. Susunan itu memperlihatkan betapa rapatnya persaingan di papan bawah. Fulham hanya unggul tiga poin atas United, sementara Sunderland tertinggal dua poin. Karena itu, satu kemenangan dapat mengubah posisi beberapa tim sekaligus. Namun, peluang United untuk keluar dari zona degradasi juga bergantung pada hasil klub di sekitarnya. Kemenangan Forest atas City menunjukkan betapa cepatnya hasil satu laga menggeser batas aman.
Forest Sudah Unggul Dua Gol dalam 18 Menit
Nottingham Forest memulai laga dengan memanfaatkan kesalahan City saat menguasai bola. Pada menit keenam, Jair Cunha merebut bola dari Joško Gvardiol dan membuka keunggulan tuan rumah. Dua belas menit kemudian, Liam Delap menggandakan skor. Ia melewati Rúben Dias dan Marc Guéhi sebelum menuntaskan aksinya menjadi gol. Dengan keunggulan 2-0 pada menit ke-18, Forest punya ruang untuk menghadapi tekanan City tanpa harus terus mengejar gol. Sementara itu, City harus mencari dua gol hanya untuk menyamakan kedudukan. Urutan kedua gol awal juga memperlihatkan bagaimana Forest memanfaatkan peluang yang berbeda. Gol pertama datang dari perebutan bola, sedangkan gol kedua lahir dari keberanian Delap membawa bola melewati dua bek di tengah pertahanan City.
Gol Cherki Sempat Menghidupkan Peluang City
Manchester City memperkecil ketertinggalan pada menit ke-52 melalui Rayan Cherki. Ia menyambar bola hasil sapuan yang kurang sempurna dan langsung melepaskan tembakan. Gol itu mengubah skor menjadi 2-1 dan membuat City hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamakan kedudukan. Bagi Forest, fase tersebut menjadi ujian setelah mereka unggul sejak awal. Tekanan City membuat tuan rumah harus menjaga jarak antarpemain sambil tetap mencari jalan keluar ketika merebut bola. Peluang untuk menambah keunggulan akhirnya muncul lewat umpan ke belakang pertahanan City. Setelah sempat terdesak, Forest mendapatkan ruang yang dibutuhkan Delap untuk berlari. Momen itu kembali memperlihatkan bahaya yang bisa muncul ketika City maju untuk mengejar gol penyama.
Dua Gol Liam Delap Mengantar Forest Meraih Tiga Poin
Delap memastikan kemenangan Forest lewat gol keduanya pada babak kedua. Morgan Gibbs-White mengirim umpan terobosan, lalu Delap menuntaskannya dengan tembakan ke tiang jauh. Skor berubah menjadi 3-1, dan City kembali harus mengejar selisih dua gol. Bagi Delap, dua gol itu menjadi gol kedua dan ketiganya di Premier League musim ini. Namun, dampak terbesarnya bagi Forest terlihat dari waktu kedua gol tersebut. Gol pertama memperbesar keunggulan ketika laga masih muda. Sementara itu, gol kedua datang setelah Cherki membuka peluang City untuk bangkit. Perbedaan situasi itu menunjukkan dua cara Delap memengaruhi pertandingan. Ia menciptakan ruang lewat aksi individu pada gol pertama, lalu memanfaatkan ruang dari umpan Gibbs-White pada gol berikutnya.
Baca Juga : Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan Emosional dengan Portugal
Man City Tertinggal Enam Poin dari Arsenal
Kekalahan di City Ground juga membawa konsekuensi bagi Manchester City. Mereka tertinggal enam poin dari Arsenal, yang menang 1-0 atas Hull City pada Sabtu. Selisih itu memperlihatkan dampak berbeda dari pertandingan yang sama. Bagi City, kehilangan poin memberi Arsenal ruang untuk memperlebar jarak dalam persaingan gelar. Bagi Forest, tiga poin menambah jarak dari zona degradasi dan sekaligus menggeser United. Di lapangan, City sempat membuka jalan untuk mengejar skor lewat gol Cherki. Namun, mereka sudah tertinggal dua gol sebelum laga berjalan 20 menit dan kembali kebobolan ketika mencari gol penyama. Dua fase tersebut membuat City harus mengejar ketertinggalan hampir sepanjang pertandingan, sementara Forest dapat memanfaatkan ruang setiap kali tim tamu maju.
Aston Villa Jadi Ujian Berikutnya bagi Tim Carrick
Manchester United akan menghadapi Aston Villa di Old Trafford dengan sejumlah masalah cedera. Kondisi tersebut membatasi pilihan Michael Carrick saat menentukan susunan pemain. Di sisi lain, kemenangan atas AS Roma memberi United pengalaman menutup laga ketat dengan hasil positif. Tantangannya kini membawa performa itu ke pertandingan liga. Jika menang atas Villa, United akan mencapai 10 poin. Angka itu melampaui koleksi Coventry dan Forest saat ini, meski posisi akhirnya tetap bergantung pada hasil pertandingan lain. Bagi Carrick, tugas terdekat adalah menentukan bagaimana timnya menciptakan peluang dengan pemain yang tersedia. Laga di Old Trafford menjadi kesempatan bagi United untuk menambah poin sendiri setelah perubahan klasemen kali ini datang dari hasil pertandingan dua klub lain.