iNews Football – Pertandingan sengit antara Manchester City vs Manchester United berlangsung panas di babak pertama Derby Manchester yang digelar di Etihad Stadium, Minggu (15/12/2024). Satu gol dari Josko Gvardiol menjadi pembeda dan membawa City unggul 1-0 hingga turun minum. Kedua tim tampil dengan gaya permainan berbeda, di mana City mendominasi penguasaan bola sementara MU mengandalkan serangan balik cepat.
Jalannya Pertandingan: Dominasi City dan Ketahanan MU
Manchester City memulai pertandingan dengan pendekatan menyerang. Anak asuh Pep Guardiola langsung menekan pertahanan Manchester United dengan permainan cepat yang mengandalkan pergerakan Phil Foden, Kevin De Bruyne, dan Jeremy Doku. Di sisi lain, Manchester United lebih memilih bermain sabar, menunggu celah untuk melancarkan serangan balik cepat melalui Amad Diallo dan Rasmus Hojlund.
Pergantian Awal untuk Manchester United
Badai cedera menghampiri MU di awal laga. Pada menit ke-14, Mason Mount mengalami cedera yang memaksanya ditarik keluar. Posisinya kemudian digantikan oleh pemain muda Kobbie Mainoo. Pergantian ini mengubah dinamika lini tengah Setan Merah yang sempat kehilangan ritme permainan.
Peluang Awal Manchester City
Peluang emas pertama datang pada menit ke-21 untuk Manchester City. Phil Foden melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola hanya meluncur tipis di sisi kanan gawang Andre Onana. Tidak berselang lama, peluang melalui sundulan Ruben Dias juga melambung di atas mistar gawang.
Manchester United sebenarnya sempat mendapat peluang emas pada menit ke-27. Amad Diallo berhasil lolos dari kawalan bek City dan berhadapan langsung dengan Ederson, namun sepakannya justru melebar. Sayangnya, wasit kemudian menyatakan bahwa Amad sudah berada dalam posisi offside.
GOL! Josko Gvardiol Membuka Keunggulan untuk Manchester City
Manchester City akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-36. Berawal dari umpan silang Kevin De Bruyne yang membentur Amad Diallo dan melambung ke kotak penalti, bola disambar oleh Josko Gvardiol yang berdiri bebas. Sundulannya meluncur mulus ke gawang Andre Onana yang tak mampu berbuat banyak. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
City nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-43 ketika tembakan keras Kevin De Bruyne mengarah ke gawang, namun masih mampu diamankan oleh Onana. Menjelang akhir babak pertama, Phil Foden kembali memberikan ancaman dengan tembakan mendatar, tetapi lagi-lagi berhasil ditepis oleh kiper MU.
Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Manchester City.
Susunan Pemain Kedua Tim
Manchester City
- Kiper: Ederson
- Bek: Kyle Walker, Ruben Dias, Josko Gvardiol
- Gelandang: Ilkay Guendogan, Matheus Nunes, Bernardo Silva, Kevin De Bruyne
- Penyerang: Phil Foden, Jeremy Doku, Erling Haaland
Manchester United
- Kiper: Andre Onana
- Bek: Matthijs de Ligt, Harry Maguire, Lisandro Martinez, Diogo Dalot
- Gelandang: Manuel Ugarte, Bruno Fernandes, Noussair Mazraoui, Mason Mount (Kobbie Mainoo 14′)
- Penyerang: Amad Diallo, Rasmus Hojlund
Analisis Babak Pertama: Strategi Kontras Kedua Tim
Manchester City tampil dominan dengan penguasaan bola yang mencapai lebih dari 65% di babak pertama. Permainan cepat dan umpan-umpan akurat dari Kevin De Bruyne serta mobilitas pemain sayap seperti Phil Foden dan Jeremy Doku menjadi kunci serangan tuan rumah. City mampu memanfaatkan kelemahan MU di sektor sayap, yang kerap kewalahan menghadapi kecepatan pemain-pemain City.
Di sisi lain, Manchester United mencoba bertahan disiplin sambil mencari peluang lewat serangan balik. Namun, absennya Mason Mount lebih awal cukup mempengaruhi kreativitas lini tengah mereka. Amad Diallo dan Hojlund beberapa kali mencoba mencuri peluang, tetapi penyelesaian akhir yang kurang optimal membuat MU belum mampu mencetak gol.
Prediksi Babak Kedua
Dengan keunggulan 1-0 di babak pertama, Manchester City memiliki kepercayaan diri untuk menekan lebih agresif di babak kedua. Josko Gvardiol menjadi pahlawan sementara dengan gol sundulannya yang memecah kebuntuan. Namun, Manchester United masih memiliki peluang untuk membalas, terutama jika mereka mampu memperbaiki transisi serangan balik dan memaksimalkan peluang yang ada.
Babak kedua diprediksi akan berlangsung lebih ketat, dengan Manchester United berusaha mengejar ketertinggalan sementara Manchester City akan berupaya mempertahankan keunggulan dan mungkin mencari gol tambahan.