iNews Football – Pertemuan panas antara Juventus dan Inter Milan kembali hadir selepas jeda internasional. Duel yang dikenal sebagai Derby d’Italia ini akan digelar di Allianz Stadium, Sabtu (13/9/2025). Pertandingan bukan hanya soal tiga poin, melainkan juga gengsi, sejarah, dan mentalitas juara.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Juventus mengawali musim dengan langkah mantap. Tim asuhan Igor Tudor mencatat dua kemenangan beruntun, masing-masing 2-0 atas Parma dan 1-0 melawan Genoa. Catatan tersebut membuat Bianconeri menjadi salah satu dari empat tim Serie A yang masih sempurna.
Sebaliknya, Inter Milan mengalami awal musim yang sedikit goyah. Setelah pesta gol 5-0 atas Torino, Nerazzurri justru tersandung di kandang sendiri usai kalah 1-2 dari Udinese. Hasil itu memberi tekanan tambahan bagi skuad asuhan Simone Inzaghi jelang laga besar ini.
“Baca Juga : Andre Onana: Dari Harapan Besar Manchester United hingga Pintu Keluar Old Trafford”
Jugovic: Kemenangan Bernilai Lebih
Eks bintang Serie A, Vladimir Jugovic, menegaskan bahwa Derby d’Italia selalu memiliki makna lebih. Menurutnya, mengalahkan Inter akan menjadi modal berharga bagi Juventus, baik dari sisi mental maupun persaingan perebutan Scudetto.
“Mengalahkan Inter itu bernilai lebih dari tiga poin. Kemenangan seperti ini meningkatkan kepercayaan diri, membangkitkan antusiasme, dan mengonfirmasi performa positif dari dua laga pertama,” ujar Jugovic kepada La Gazzetta dello Sport.
Ia menambahkan, laga ini akan menjadi ujian penting untuk menakar sejauh mana Juventus bisa bersaing musim ini. Meski begitu, Jugovic menilai Napoli bersama Antonio Conte masih menjadi kandidat utama juara.
“Simak Juga : Dan Burn Lega Drama Transfer Isak Usai”
Catatan Head to Head
Dalam lima pertemuan terakhir di semua kompetisi domestik, Inter lebih unggul dengan dua kemenangan. Juventus hanya sekali menang, sementara dua laga lainnya berakhir imbang. Bahkan, pada kunjungan terakhir ke Allianz Stadium, Inter sukses membawa pulang kemenangan tipis 1-0.
Lebih dari Sekadar Rivalitas
Derby d’Italia bukan hanya soal taktik dan kualitas pemain. Laga ini merepresentasikan rivalitas panjang dua raksasa Italia dengan basis suporter yang fanatik. Bagi Juventus, kemenangan akan mempertegas ambisi mereka untuk kembali ke puncak. Sementara bagi Inter, laga ini adalah kesempatan untuk membuktikan diri bangkit setelah hasil mengecewakan di pekan lalu.
Satu hal yang pasti, Sabtu nanti Allianz Stadium akan jadi panggung penuh emosi, gengsi, dan mungkin—seperti kata Jugovic—nilai lebih dari sekadar tiga poin.