Pemenang dan Pecundang Derbi Manchester: Senyum Carrick dan Mainoo, Wajah Muram Haaland dan Guardiola
iNews FootBall – Manchester United berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Manchester City dalam laga Derbi Manchester di pekan ke-22 Premier League pada Minggu malam (17/1/2026). Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih di bawah arahan Michael Carrick, yang membuka era keduanya sebagai manajer dengan hasil yang nyaris sempurna. Setan Merah tampil dengan intensitas tinggi dan tempo cepat, yang menjadi ciri khas permainan Carrick.
Pemenang – Kobbie Mainoo: Menyumbang Ketenangan di Tengah Lini Tengah
Kobbie Mainoo tampil gemilang dalam laga penting ini. Setelah sebelumnya banyak diragukan, Mainoo membuktikan kualitasnya di panggung besar. Ia menunjukkan kedewasaan dalam permainannya, tenang saat menguasai bola, dan disiplin dalam menjaga posisi. Peran Mainoo sangat krusial dalam menjaga keseimbangan permainan United, memenangi banyak duel penting di lini tengah.
Pecundang – Erling Haaland: Terkurung di Lapangan
Erling Haaland, yang dikenal sebagai mesin gol City, kesulitan sepanjang laga ini. Ia terisolasi dan nyaris tidak mendapat ruang untuk bergerak bebas. Hanya mencatatkan 14 sentuhan bola, sebagian besar terjadi jauh dari area berbahaya. Penjagaan ketat dari Lisandro Martinez dan Harry Maguire membuat Haaland frustrasi dan akhirnya ditarik keluar pada menit ke-80.
Baca Juga : Kesempatan Emas yang Terlewat: Saat Manchester United Nyaris Memiliki Pep Guardiola
Pemenang – Bryan Mbeumo: Gol Krusial yang Menentukan
Bryan Mbeumo kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol pembuka yang sangat krusial bagi United. Golnya yang kedelapan musim ini di Premier League berhasil mengubah arah pertandingan. Pergerakannya terus merepotkan lini belakang City, dan meskipun ia bisa saja mencetak lebih banyak gol, satu gol itu sudah cukup untuk memastikan kemenangan bagi Setan Merah.
Pecundang – Nathan Ake: Malam yang Sulit di Pertahanan
Bek Manchester City, Nathan Ake, mengalami malam yang sulit. Ia kesulitan meredam agresivitas pemain sayap United, terutama Amad Diallo yang beberapa kali melewatinya dengan mudah. Ake terlihat kewalahan dalam duel satu lawan satu dan posisinya yang dipindahkan ke tengah tidak banyak membantu. Lini belakang City tetap rapuh sepanjang laga.
Pemenang – Patrick Dorgu: Gol Penentu Kemenangan
Patrick Dorgu tampil mengesankan dengan memberikan kontribusi besar dalam kemenangan United. Golnya pada menit ke-76 memastikan kemenangan bagi timnya. Penyelesaian yang tenang menunjukkan insting menyerang yang tajam. Dorgu semakin mengamankan posisinya sebagai starter dengan penampilan yang konsisten baik di lini belakang maupun depan.
Pecundang – Bernardo Silva: Terhambat di Tengah Lapangan
Bernardo Silva berusaha mengendalikan tempo permainan, tetapi ia kesulitan sepanjang laga. Ia sering kalah dalam duel fisik dan ruang yang biasa ia manfaatkan tertutup rapat oleh pertahanan United. Peluang emasnya di babak pertama pun terbuang sia-sia, dan Guardiola memutuskan untuk menariknya lebih awal, mencerminkan dampaknya yang minim pada pertandingan ini.
Pemenang – Lisandro Martinez: Tangguh di Lini Belakang
Lisandro Martinez tampil luar biasa dalam mengawal lini belakang United. Ia memenangkan hampir semua duel krusial dan memainkan peran besar dalam menjaga gawang United tetap perawan. Sebelumnya, kemampuan Martinez sempat diragukan, tetapi ia berhasil membungkam kritik dengan penampilan solidnya. Martinez menjadi tembok utama yang meredam serangan City, dan clean sheet ini tidak lepas dari kontribusinya.
Pecundang – Phil Foden: Sulit Menemukan Ritme
Phil Foden juga kesulitan menemukan ritme permainan pada laga ini. Ia minim ruang untuk berkreasi dan jarang menerima bola di area berbahaya. United dengan disiplin menutup jalur pergerakannya, dan Guardiola akhirnya menariknya lebih awal. Keputusan itu menunjukkan betapa minimnya pengaruh Foden dalam pertandingan ini.
Pemenang – Michael Carrick: Debut Manajer yang Sukses
Michael Carrick menjalani debut manajerial yang hampir sempurna. Strateginya berhasil diterapkan dengan baik, dan United tampil agresif, terorganisasi, dan berani menekan. Kemenangan ini memperkuat posisinya sebagai manajer yang mampu membawa United meraih hasil positif, membuka peluang untuk masa depan yang lebih cerah.
Pecundang – Pep Guardiola: Malam Penuh Kekecewaan
Pep Guardiola menghadapi malam yang sangat sulit. Absen beberapa pemain kunci sangat terasa, dan beberapa keputusan taktisnya dipertanyakan. City gagal mengantisipasi serangan balik United, dan Guardiola kehabisan jawaban di lapangan. Kekalahan ini menjadi pukulan berat dalam perburuan gelar juara bagi timnya.
Derbi yang Menentukan Masa Depan Carrick dan United
Laga Derbi Manchester ini tidak hanya menjadi kemenangan bagi Manchester United, tetapi juga penegasan atas kualitas Michael Carrick sebagai manajer. Dengan kemenangan ini, Carrick semakin memperkuat posisinya di Old Trafford. Sementara itu, bagi City, kekalahan ini memunculkan banyak pertanyaan dan menambah tekanan dalam perjuangan mereka meraih gelar juara Premier League.