Situasi Kartel Meksiko Memanas, Laga Uji Coba vs Islandia Tetap Jalan – Bagaimana Nasib Piala Dunia 2026?
iNews FootBall – Tim nasional Meksiko dipastikan tetap melakoni laga uji coba internasional melawan Islandia pada Kamis, 26 Februari 2026 pagi WIB. Keputusan ini diambil di tengah situasi keamanan yang sedang menjadi sorotan akibat meningkatnya kekerasan di sejumlah wilayah negara tersebut.
Sebelumnya, serangkaian insiden membuat beberapa pertandingan domestik terpaksa ditunda. Kondisi ini sempat memunculkan pertanyaan terkait kelangsungan agenda sepak bola internasional Meksiko. Namun demikian, federasi sepak bola setempat memastikan bahwa rencana awal untuk pertandingan persahabatan tetap berjalan sesuai jadwal.
Laga Digelar di Stadion Corregidora
Pertandingan uji coba antara Meksiko dan Islandia dijadwalkan berlangsung di Stadion Corregidora, Queretaro. Mengutip laporan ESPN, sumber internal menyebut keputusan tetap menggelar laga diambil meskipun terjadi keresahan dan kekerasan di sejumlah daerah.
Situasi memanas setelah Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, atau dikenal sebagai El Mencho, pemimpin kartel Jalisco Nueva Generacion, dilaporkan tewas dalam operasi militer pada Minggu lalu. Insiden tersebut memicu aksi balasan, termasuk pembakaran kendaraan dan pemblokiran jalan di beberapa wilayah.
Sebagai dampaknya, federasi sepak bola Meksiko menunda laga Liga MX antara Queretaro dan Juarez FC, serta pertandingan liga wanita antara Chivas dan America. Penundaan tersebut memicu spekulasi bahwa laga tim nasional juga berpotensi dibatalkan.
Baca Juga : Prediksi Laga Chelsea vs Burnley: Ujian Penting di Stamford Bridge
Federasi Pastikan Agenda Tetap Berjalan
Meski kondisi keamanan menjadi perhatian, tim nasional Meksiko tetap menjalani sesi latihan di Queretaro sesuai jadwal. Seorang sumber dari federasi menyatakan bahwa pertandingan melawan Islandia diperkirakan tetap digelar tanpa perubahan.
Sikap tegas federasi ini menunjukkan komitmen untuk menjaga stabilitas agenda internasional. Selain itu, langkah tersebut juga dimaksudkan untuk menghindari dampak lebih luas terhadap kalender pertandingan yang sudah disusun jauh hari.
FIFA Pantau Situasi Keamanan
Kerusuhan yang terjadi turut menarik perhatian FIFA. Badan sepak bola dunia itu dilaporkan meminta laporan resmi mengenai perkembangan situasi keamanan di Meksiko.
Pemantauan dilakukan secara ketat, terutama terhadap wilayah Jalisco, termasuk kota Guadalajara. Wilayah tersebut menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026. FIFA ingin memastikan bahwa tidak ada ancaman yang dapat mengganggu penyelenggaraan turnamen internasional tersebut.
Implikasi terhadap Piala Dunia 2026
Guadalajara dijadwalkan menjadi lokasi empat pertandingan Piala Dunia pada Juni 2026. Dua di antaranya akan melibatkan Korea Selatan. Selain itu, Meksiko sebagai tuan rumah bersama juga akan tampil di kota tersebut, bersama beberapa negara lain yang dijadwalkan bermain di sana.
Menjelang turnamen utama, Monterrey dan Guadalajara juga direncanakan menjadi lokasi playoff antarkonfederasi FIFA pada Maret mendatang. Bolivia, Suriname, New Caledonia, Jamaika, Irak, dan Republik Demokratik Kongo termasuk negara yang akan bersaing memperebutkan tiket tersisa.
Dokumen internal yang dikirim dari kantor FIFA di Meksiko ke markas besar di Zurich merangkum rangkaian peristiwa sejak Minggu hingga Senin dini hari. Laporan tersebut digunakan untuk menilai potensi risiko keamanan dan menentukan langkah selanjutnya.
Hingga saat ini, belum ada indikasi bahwa status Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 terancam. Namun demikian, situasi tetap dalam pemantauan ketat demi memastikan keamanan dan kelancaran agenda sepak bola internasional di negara tersebut.