iNews Football – Manchester City mengakhiri musim 2024–2025 dengan catatan yang jauh dari ekspektasi. Tim asuhan Pep Guardiola hanya meraih gelar minor Community Shield dan gagal mempertahankan dominasi mereka di kompetisi besar. Cedera parah yang dialami gelandang andalan, Rodri, menjadi salah satu faktor utama melempemnya performa tim. Absennya sang pengatur tempo memengaruhi stabilitas permainan, baik di lini tengah maupun serangan. Kekalahan di berbagai ajang membuat City menutup musim tanpa trofi bergengsi untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir.
Langkah Perombakan Skuad
Menyadari perlunya pembaruan, Manchester City bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini. Enam wajah baru diperkenalkan, termasuk Rayan Ait-Nouri, Rayan Cherki, Tijjani Reijnders, Marcus Bettinelli, Sverre Nypan, dan James Trafford. Perekrutan ini melanjutkan proses perombakan yang telah dimulai sejak Januari, dengan masuknya Vitor Reis, Omar Marmoush, dan Nico Gonzalez. Guardiola tampaknya ingin menambah kedalaman skuad sekaligus memberi sentuhan segar untuk menghindari kelelahan yang menumpuk.
“Baca Juga : Marquez Tak Tertandingi di Paruh Pertama MotoGP 2025”
Analisis dari Joleon Lescott
Mantan bek Manchester City, Joleon Lescott, optimistis tim lamanya akan kembali bersaing di papan atas. Ia menilai dengan materi pemain yang dimiliki, wajar jika City dianggap favorit di setiap kompetisi. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa menjadi favorit tidak otomatis menjamin kemenangan di semua ajang. Lescott menekankan bahwa yang dibutuhkan City adalah mengembalikan fokus serta menjaga konsistensi performa sepanjang musim.
Dampak Kelelahan Fisik dan Mental
Menurut Lescott, salah satu penyebab utama menurunnya performa musim lalu adalah kelelahan setelah empat musim berturut-turut menjuarai Premier League. Pencapaian luar biasa meraih treble winners pada 2022/2023 juga meninggalkan efek signifikan. Selain menguras fisik, tekanan untuk mempertahankan performa di level tertinggi membuat mental pemain mudah jenuh dan kehilangan ketajaman di momen penting.
“Simak Juga : Benjamin Sesko Selangkah Lagi Gabung Manchester United”
Target Musim Baru
Dengan amunisi baru, Guardiola diperkirakan akan menargetkan setidaknya satu gelar besar musim ini. Liga Champions dan Premier League tentu menjadi prioritas utama, sementara turnamen domestik seperti Piala FA dan Piala Liga tetap masuk dalam incaran. Kombinasi pemain muda potensial dan bintang senior diharapkan mampu membawa keseimbangan antara energi segar dan pengalaman.
Harapan untuk Kebangkitan
Kegagalan musim lalu dapat menjadi bahan bakar motivasi bagi para pemain Manchester City. Dengan skuad yang lebih dalam, taktik yang disempurnakan, dan semangat untuk membalas kegagalan, City memiliki peluang besar untuk bangkit. Fans berharap musim 2025–2026 menjadi awal dari era baru kejayaan, sekaligus pembuktian bahwa mereka masih menjadi salah satu tim terkuat di dunia.