iNews Football – Harapan Real Betis untuk kembali merekrut Antony dari Manchester United dipastikan pupus. Klub asal Spanyol itu memutuskan mundur dari negosiasi setelah pembicaraan dengan pihak MU menemui jalan buntu.
Betis sebelumnya berencana mengajukan pinjaman untuk Antony, sama seperti di bursa transfer musim dingin lalu. Saat itu, sang winger tampil cukup baik sehingga muncul ide untuk memperpanjang masa kerjasama. Namun, MU hanya mau melepas Antony secara permanen.
“Baca Juga : Arsenal Bertemu Lawan Berat di Liga Champions”
Harga Murah Tetap Jadi Kendala
Manchester United sejatinya sudah melunak dengan menurunkan harga Antony menjadi sekitar 25 juta euro (setara Rp 479 miliar). Sayangnya, nominal itu tetap sulit dipenuhi oleh Betis yang sedang kesulitan finansial.
Kabarnya, Betis sempat meminta opsi wajib beli di akhir musim jika Antony kembali dipinjam. Namun, MU tetap bersikeras dengan skema penjualan langsung. Sikap tegas inilah yang membuat Betis akhirnya mundur.
Sepi Peminat, Antony Terancam Terjebak di Old Trafford
Situasi Antony makin pelik karena hingga kini minat dari klub lain hampir tidak ada. Ia sempat dikaitkan dengan Al Nassr dari Arab Saudi, tetapi klub tersebut memilih merekrut Kingsley Coman sebagai prioritas.
Dengan bursa transfer musim panas yang akan ditutup pada 1 September, peluang Antony menemukan klub baru kian menipis. Jika tidak ada kejutan di menit akhir, sang winger berpotensi tetap bertahan di Old Trafford tanpa kejelasan masa depan.
“Simak Juga : Alex Pereira “Poatan” Dikritik, Mental Juara Hilang Gara-Gara Kaya”
MU dan Antony di Persimpangan Jalan
Manchester United tentu ingin segera melepas Antony demi meringankan beban gaji dan membuka ruang bagi pemain baru. Namun, dengan minimnya peminat, MU bisa jadi terpaksa mempertahankan sang winger setidaknya hingga bursa berikutnya.
Bagi Antony sendiri, bertahan di Old Trafford tanpa jaminan bermain jelas bukan pilihan ideal. Kariernya kini berada di persimpangan, menunggu apakah ada klub yang berani mengambil risiko, atau ia harus bertahan di bawah bayang-bayang kegagalan transfer termahal MU.